topmetro.news – Selain ekonomi, sepertinya dampak wabah Virus Corona juga berimbas pada habisnya ketersedian stok darah di RSU Aceh Singkil. Hal ini terjadi karena pihak lembaga BFLF bekerja sama dengan pihak rumah sakit tidak dapat lagi melakukan program donor darah massal.
Seperti yang dikatakan Ketua Harian BFLF Aceh Singkil Darwis ST kepada reporter topmetro.news, imbas wabah Carona, stok darah di RSUD Aceh Singkil nyaris kosong.
“Saat ini di RSU stok darah hanya ada empat kantong. Itu pun untuk golongan darah O. Sedangkan untuk golongan darah A, B, AB kosong,” ucap Darwis, Senin (30/3/2020).
Aksi Donor Terhambat
Dalam situasi darurat wabah Virus Carona, BFLF Aceh Singkil tidak dapat membuat aksi donor darah massal seperti yang biasa dilakukan dengan pihak RSUD dalam mengatasi kelangkaan stok darah.
Kosongnya stok darah tersebut sesuai informasi dari pihak manajemen RSU Aceh Singkil. Sementara hampir setiap hari selalu ada pasien yang membutuhkan transfusi darah.
“Kasihan keluarga pasien. Di samping harus menjaga pasien juga harus berjuang mencari pendonor darah sukarela. Dan tak jarang tenaga medis harus menunda tindakan yang akan diambil karena harus menunggu tersedianya darah untuk pasien,” tuturnya.
“Saya mengajak pendonor darah baik pendonor darah pemula maupun yang sudah rutin agar mendonorkan darahnya. Jika sudah saatnya donor agar kiranya mendatangi UTD RSUD Aceh Singkil,” kata dia.
Darwis menambahkan, mendonorkan darah sangat baik buat kesehatan pendonor. “Serta dapat membantu menyelamatkan mereka yang membutuhkan transfusi darah,” imbuhnya.
reporter | Rusid Hidayat Berutu

